Ciuman Penyebab Alergi

10 Feb

Sobat Dharma, Jangan sembarngan ciuman ya…?Bagi yang mau melakukan ciuman terhadap pasangannya,baca dulu yang ini ya…? Ciuman yang dilakukan oleh pasangan melibatkan terjadinya pertukaran cairan. Kondisi ini memicu terjadinya alergi khususnya pada orang yang tidak memiliki antibodi terhadap alergi tertentu. Untuk itu waspadai terjadinya alergi akibat ciuman.

Para ahli alergi menuturkan menyikat gigi atau menunggu beberapa saat setelah makan tidak bisa mencegah terjadinya alergi pada beberapa orang yang diketahui memiliki alergi makanan atau obat-obatan.

“Pada beberapa pasangan, air liur yang dimilikinya kadang masih mengandung alergen meski sudah sikat gigi atau menunggu beberapa jam setelah makan,” ujar Dr Sami Bahna, seorang ahli alergi, seperti dikutip dari MedIndia, Sabtu (21/1/2012).

Dr Bahna menuturkan reaksi alergi yang terjadi setelah ciuman memang jarang terjadi, biasanya disebabkan oleh ketidaktahuan dari pasangan. Gejala yang muncul termasuk pembengkakan bibir dan tenggorokan, muncul ruam, gatal-gatal serta mengi.

Para ahli merekomendasikan untuk saling terbuka satu sama lain, serta bagi pasangan yang tidak memiliki alergi sebaiknya menyikat gigi, membilas mulut dan menghindari makanan atau pemicu alergi selama 16-24 jam sebelum melakukan ciuman.

“Meski begitu pada beberapa kasus kadang langkah-langkah ini bisa tidak membantu. Hal yang terpenting adalah segera konsultasikan ke rumah sakit jika timbul gejala dan beri penjelasan bahwa dirinya memiliki alergi pada dokter yang menangani,” ujar Dr Bahna.

Dr Bahna menceritakan seperti kasus yang terjadi pada pria 30 tahun yang memiliki alergi kacang mengalami anafilaksis (reaksi alergi parah) berulang yang bisa mengancam nyawa. Ia mengalami bibir bengkak dan gatal di mulut ketika sang pacar menciumnya dan diketahui ia mengonsumsi kacang 2 jam sebelumnya, meski ia sudah gosok gigi, berkumur dan mengunyah permen karet.

Selain itu para ahli alergi juga melihat kasus orang yang alergi terhadap bahan kimia di sperma, pelumas, lateks atau bahkan air mani pasangan. Beberapa orang mengembangkan gatal-gatal atau mengi akibat bahan kimia yang dikeluarkan tubuh saat sedang melakukan interaksi seksual.

“Bagi orang yang alergi terhadap air mani pasangan, saya sarankan menggunakan kondom atau desensitisasi berupa imunoterapi atau suntikan alergi. Tapi alergi bisa diatasi jika diketahui pemicunya, sehingga tidak ada yang menderita,” ujar Dr Bahna.

Nah Sobat Dharma,itulah ciuman penyebab alergi yang harus kita waspadai,jangan sampai setelah ciuman pasangan yang kita cium sakit akibat alergi yang ditimbulkan oleh ciuman kita.
Ayo ber dharma dan salam sehat buat semua.

4 Tanggapan to “Ciuman Penyebab Alergi”

  1. Iskaruji dot com Februari 16, 2012 pada 2:13 am #

    bisa jadi Sob…selain alergi seperti dijelaskan diatas, ciuman jugah bisa menimbulan alergi “ketagihan”…hehehe..Nice post and happy blogging Sob

  2. Darmanto Dharma Sehat Februari 16, 2012 pada 5:07 am #

    Ketagihan ya sob heheee,makasih atas waktunya untuk mengunjungi blog ini.
    HAPPY Blogging…..

  3. BlogS of Hariyanto Februari 18, 2012 pada 3:41 am #

    yang pasti adalah selalu menjaga kebersihan diri sendiri dan juga mengingatkan pasangan agar juga selalu menjaga kebersihan diri dan yang paling penting adalah selalu menjaga agar senantiasa dalam kondisi HALALšŸ™‚

  4. Darmanto Dharma Sehat Februari 18, 2012 pada 3:32 pm #

    Mantap pak,saranya ya semoga mereka yang pada seneng ciuman selalu menjaga kebersihan diri masing-masing ya pak,dan lebih penting lagi dalam kondisi HALALšŸ™‚
    Makasih pak atas kunjungannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: